miris, meninggal saat melahirkan, 3 tahun kemudian catatannya ditemukan dilemari, isinya mengejutkan banyak orang
Minggu, 05 Agustus 2018
Edit
meninggal dikala melahirkan, 3 tahun kemudian catatan “pinjami saye satu hari” ditemukan di lemari… isinya sangat mengharukan
tiga tahun yang lalu saudara termuda tersayengku wafat di dikala telah melahirkan seorang putri yang indah dan imut. dikala ini, kurun waktu yang cukup lama, tiga tahun baru terbongkar koper dalam lemari dan ternyata mempunyai sepucuk surat…

“pinjami saye satu hari…”perlahan…., tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit…namun dengan cepat kemudian bmempunyainku ditimbun tanah…lalu semua orang meninggalkanku…masih terdengar terang langkah kaki mereka…kini saye sendirian…, di daerah yang gelap, tak pernah terbayangkan sebelumnya…sekarang saye sendiri, menunggu ujian dan pertanyaan-pertanyaan…belahan jiwa pun pergi….abah, umi, abang saudara termuda.., yang ditubuhnya mengalir sedarah dgn ku…, pergi…., suami ku pun juga pergi apalagi sahabatku…, kawan dekat…tak seorangpun yg mau ikut denganku…ternyata saye bukan siapa-siapa lagi bagi mereka…menyesal pun…, timempunyai memiliki kegunaan…tobat tak lagi diterima.minta maaf…, tak lagi dwangsitngar…kini saye sendirian mempertanggung jawabkan apa yang pernah saye lsayekan…ya allah…, jiseandainya boleh…, tolong pinjamkan satu hari saja milik-mu…
saye akan berkeliling memohon maaf kepmempunyai mereka, yang telah mencicipi kezalimanku…yang susah dan duka alkeinginannnya mempunyailah ulahku…yang saye sakiti hatinya…yang telah saye bohongi…yang telah saye lukai…ya allah…, berikan saye satu hari saja…untuk memberi seluruh baktiku untuk papi mami ku tercinta…
demi memohon maaf atas kata-katsaye yang kmempunyaing tak sopan…maafkan saye abah … maafkan saye umi ….saye sungguh ingin sujud memohon ridha mereka…maafkan saye…, suami imamku.. maafkan saye.., saye titipkan ku yang indah untuk sebagai pengganti kujaga ku, bimbing dan jsaudara termudaan ku menjadi seorang yang sholeha
dan saye ingin bahwa saye sangat berterima kasih,atas apa yang mereka korbankan untukku…ya allah…., pinjamkan saye satu hari saja…yang akan saye gunakan setiap detiknya,untuk ruku’ dan sujud kepmempunyai-mu…beramal shalih dengan lapang dmempunyai…
menyedekahkan seluruh hartsaye yang tersisa, di jalan-mu…menyesaaaaal…, rkeinginannya…waktu-waktuku di dunia berlalu dengan sia-sia…bahkan al qur’an firman-mu dengan malas-malkeinginann kubaca…hadist rasulullah pun tak pernah saye hiraukan…andai mampu kuputar ulang waktu itu…tapi… saye telah dimakamkan hari ini…manalah ….?
sakitnya sakaratul maut masih menancap pmempunyai setiap senti tubuhku yang kini ksaye…sakit…. sakit …seratus tahun pun tak hilang rkeinginan sakitseandainya saye masih mampu ber…tentu tak akan damai tidur sahabat-sahabatku yang masih hidup…seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak…andai saja mereka tahu…baru beberapa dikala dalam gelap…
masih terdengar sayup-sayup bunyi sandal orang-orang yang meninggalkanku…tanah kuburku masih gembur…baru saja ditidurkan sendirian…akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini … ?bagaimah saye menjawab pertanyaan ujian setelah ini … ?ooohh…, andaikan saye mampu keluar dari sini…yaa allah, yaa rahman…ampuni dosa-dosa kami…, segala kekhilafan kami… engkaulah maha pengasih lagi maha pengampun…jsaudara termudaanlah kelak akhir umur kami husnul khatimah dan sebagai penghuni surga mu……aamiin yaa mujibkeinginanailiin
tiga tahun yang lalu saudara termuda tersayengku wafat di dikala telah melahirkan seorang putri yang indah dan imut. dikala ini, kurun waktu yang cukup lama, tiga tahun baru terbongkar koper dalam lemari dan ternyata mempunyai sepucuk surat…

“pinjami saye satu hari…”perlahan…., tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit…namun dengan cepat kemudian bmempunyainku ditimbun tanah…lalu semua orang meninggalkanku…masih terdengar terang langkah kaki mereka…kini saye sendirian…, di daerah yang gelap, tak pernah terbayangkan sebelumnya…sekarang saye sendiri, menunggu ujian dan pertanyaan-pertanyaan…belahan jiwa pun pergi….abah, umi, abang saudara termuda.., yang ditubuhnya mengalir sedarah dgn ku…, pergi…., suami ku pun juga pergi apalagi sahabatku…, kawan dekat…tak seorangpun yg mau ikut denganku…ternyata saye bukan siapa-siapa lagi bagi mereka…menyesal pun…, timempunyai memiliki kegunaan…tobat tak lagi diterima.minta maaf…, tak lagi dwangsitngar…kini saye sendirian mempertanggung jawabkan apa yang pernah saye lsayekan…ya allah…, jiseandainya boleh…, tolong pinjamkan satu hari saja milik-mu…
saye akan berkeliling memohon maaf kepmempunyai mereka, yang telah mencicipi kezalimanku…yang susah dan duka alkeinginannnya mempunyailah ulahku…yang saye sakiti hatinya…yang telah saye bohongi…yang telah saye lukai…ya allah…, berikan saye satu hari saja…untuk memberi seluruh baktiku untuk papi mami ku tercinta…
demi memohon maaf atas kata-katsaye yang kmempunyaing tak sopan…maafkan saye abah … maafkan saye umi ….saye sungguh ingin sujud memohon ridha mereka…maafkan saye…, suami imamku.. maafkan saye.., saye titipkan ku yang indah untuk sebagai pengganti kujaga ku, bimbing dan jsaudara termudaan ku menjadi seorang yang sholeha
dan saye ingin bahwa saye sangat berterima kasih,atas apa yang mereka korbankan untukku…ya allah…., pinjamkan saye satu hari saja…yang akan saye gunakan setiap detiknya,untuk ruku’ dan sujud kepmempunyai-mu…beramal shalih dengan lapang dmempunyai…
menyedekahkan seluruh hartsaye yang tersisa, di jalan-mu…menyesaaaaal…, rkeinginannya…waktu-waktuku di dunia berlalu dengan sia-sia…bahkan al qur’an firman-mu dengan malas-malkeinginann kubaca…hadist rasulullah pun tak pernah saye hiraukan…andai mampu kuputar ulang waktu itu…tapi… saye telah dimakamkan hari ini…manalah ….?
sakitnya sakaratul maut masih menancap pmempunyai setiap senti tubuhku yang kini ksaye…sakit…. sakit …seratus tahun pun tak hilang rkeinginan sakitseandainya saye masih mampu ber…tentu tak akan damai tidur sahabat-sahabatku yang masih hidup…seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak…andai saja mereka tahu…baru beberapa dikala dalam gelap…
masih terdengar sayup-sayup bunyi sandal orang-orang yang meninggalkanku…tanah kuburku masih gembur…baru saja ditidurkan sendirian…akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini … ?bagaimah saye menjawab pertanyaan ujian setelah ini … ?ooohh…, andaikan saye mampu keluar dari sini…yaa allah, yaa rahman…ampuni dosa-dosa kami…, segala kekhilafan kami… engkaulah maha pengasih lagi maha pengampun…jsaudara termudaanlah kelak akhir umur kami husnul khatimah dan sebagai penghuni surga mu……aamiin yaa mujibkeinginanailiin